Surabaya Pos | Dua pelaku pencurian motor (curanmor) yang diamankan Polrestabes Surabaya mengaku sudah pukuhan kali melakukan pencurian.
Terdapat puluhan lokasi yang pernah disatroni keduanya di daerah Surabaya, Gresik hingga Sidoarjo. Keduanya diamankan dari laporan salah satu korban bernama MLY asal Semolowaru Tengah 2 Sukolilo, Surabaya.
Tersangkanya, Sahrul alias SH asal Tanah Merah Bangkalan dan Arifin alias AR asal Sale Kab. Rembang Jawa Tengah.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan, dalam melancarkan aksi pencurian dibeberapa wilayah Surabaya, Gresik dan Sidoarjo tersebut mereka mempunyai peran masing-masing.
Bahkan, dalam melancarkan aksi, mereka kerap mempersenjatai diri dengan senjata tajam berupa celurit.
Tersangka SH berperan sebagai eksekutor yang merusak rumah kunci sepeda motor dengan menggunakan kunci letter T, lalu membawanya kabur.
“Dari pelaku ini diamankan barang bukti, kunci T yang telah dimodifikasi, 3 mata kunci, celurit, sepeda motor Honda Beat nopol L-3254-AAH dan 1 HP,” jelas AKP Hadi, Senin (9/3/2026).
Sementara, tersangka AR berperan sebagai joki kendaraan sarana pada saat melakukan pencurian. Dari dia diamankan barang bukti, HP Samsung Galaxy A16.
Kepada penyidik, keduanya mengakui sudah terdapat 24 TKP wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Salah satu kendaraan yang dicuri yakni sepeda motor Honda Beat warna cokelat dengan nopol L-3254-AAH.


