Notification

×

Iklan

Iklan

Bung Taufik Ajak Pedagang Rokok Lokal Seluruh Indonesia Bersatu dan Memahami Hak serta Kewajiban Hukum

19/08/2026 | 20.00 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-08-19T13:02:09Z
    Bagikan


Surabaya.pos || SURABAYA — Persatuan Pedagang Rokok Lokal Indonesia (PERLOKI) hadir sebagai wadah yang menaungi para pedagang rokok lokal di seluruh Indonesia. Organisasi ini dibentuk sebagai ruang bersama untuk membangun persatuan, memberikan edukasi, pendampingan, serta memperjuangkan perlindungan dan keadilan bagi para pedagang rokok lokal.


Muhammad Taufik, yang akrab disapa Bung Taufik, selaku Koordinator Nasional PERLOKI, mengajak seluruh pedagang rokok lokal di berbagai daerah untuk bergabung dan membangun kekuatan bersama.


Menurut Bung Taufik, pedagang rokok lokal merupakan bagian dari masyarakat yang menggantungkan kehidupan dan penghasilan keluarganya dari aktivitas perdagangan. Karena itu, keberadaan mereka perlu mendapatkan perhatian, edukasi, dan perlindungan agar dapat menjalankan usaha sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Saya mengajak seluruh pedagang rokok lokal di Indonesia untuk bersatu. Jangan berjalan sendiri-sendiri. PERLOKI hadir sebagai rumah bersama, tempat kita saling memberikan informasi, edukasi hukum, dan memperjuangkan rasa keadilan,” ujar Bung Taufik.


Ia menegaskan bahwa PERLOKI bukan organisasi yang mengajak masyarakat melawan hukum atau aparat penegak hukum. Justru sebaliknya, PERLOKI mendorong para pedagang untuk memahami aturan dan menjalankan kegiatan perdagangan secara tertib dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Penegakan Hukum Harus Tetap Berkeadilan


Bung Taufik juga menyoroti berbagai persoalan yang berpotensi dihadapi pedagang kecil ketika berhadapan dengan proses penertiban atau penegakan hukum, termasuk yang dilakukan oleh instansi terkait seperti Bea Cukai maupun Satpol PP.


Menurutnya, penegakan hukum terhadap masyarakat harus dilakukan secara profesional, proporsional, humanis, dan tetap memperhatikan kondisi sosial-ekonomi masyarakat.


“Kita tidak anti-hukum. Kita menghormati hukum. Tetapi penegakan hukum juga harus memberikan rasa keadilan. Masyarakat harus diberikan pemahaman mengenai aturan, bukan hanya ditindak ketika mereka tidak memahami ketentuan yang berlaku,” tegasnya.


Ia mengatakan bahwa persoalan ekonomi masyarakat juga harus menjadi perhatian. Ketika kesempatan kerja formal belum mampu menyerap seluruh masyarakat usia produktif, perdagangan kecil menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya.


Karena itu, menurut Bung Taufik, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang mampu memberikan keseimbangan antara penegakan hukum, perlindungan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan penciptaan lapangan pekerjaan.


PERLOKI Siapkan Kopdar Nasional


Sebagai langkah awal konsolidasi, PERLOKI telah membuka grup WhatsApp bagi para pedagang rokok lokal dari berbagai daerah di Indonesia.


Grup tersebut diharapkan menjadi sarana komunikasi, silaturahmi, pertukaran informasi, edukasi hukum, serta penyampaian berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang di lapangan.


PERLOKI juga akan mempersiapkan kegiatan kopi darat (kopdar) yang menjadi forum pertemuan langsung antarpedagang rokok lokal.


“Kita akan membuat kopdar. Kita duduk bersama, berdiskusi, saling memberikan pemahaman, mendengar persoalan para pedagang di daerah, dan mencari solusi bersama. Kita ingin membangun persatuan pedagang rokok lokal dari Sabang sampai Merauke,” kata Bung Taufik.


Ia mengajak para pedagang rokok lokal untuk tidak takut bergabung dan menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.


Menurutnya, semakin kuat komunikasi dan persatuan para pedagang, semakin mudah pula membangun dialog dengan pemerintah maupun pihak-pihak terkait secara tertib, konstitusional, dan bermartabat.


Ayo Bersatu Bersama PERLOKI


Bung Taufik kembali menyerukan kepada seluruh pedagang rokok lokal di Indonesia untuk bergabung dalam gerakan tersebut.


“Ayo bersatu. Pedagang rokok lokal Indonesia jangan berjalan sendiri-sendiri. Mari kita bangun PERLOKI sebagai rumah bersama. Kita pahami hukum, kita taati aturan, tetapi kita juga harus memperjuangkan hak dan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.


PERLOKI terbuka bagi para pedagang rokok lokal dari berbagai daerah yang memiliki semangat untuk membangun komunikasi, solidaritas, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.