Surabaya.pos || Surabaya, - Kilas balik kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya ke Kampung Pancasila Krembangan Bhakti Surabaya mendapat apresiasi dari politisi Jawa Timur, Ahmad Hidayat.
Menurut Ahmad Hidayat, komitmen Kampung Pancasila yang digelorakan oleh Mas Ilham Ramadhani selaku Ketua RW 03 bersama Kader Surabaya Hebat (KSH), PKK, tokoh masyarakat dan warga dengan semangat gotong royong, patut menjadi contoh dan sudah selayaknya mendapat atensi dari pemerintah pusat.
"Krembangan Bhakti ini luar biasa. Kampung Pancasila bukan hanya slogan, tapi benar-benar dijalankan dengan gotong royong warga. Kehadiran Wamendagri Bima Arya adalah bukti bahwa kerja kolektif warga diperhatikan oleh pusat," ujar Ahmad Hidayat, politisi Jatim, kepada Liputan Indonesia. Selasa 15 September 2026.
Ia juga menyoroti program Bank Sampah yang dipresentasikan di hadapan Wamendagri. Mulai dari pengumpulan, pengelolaan, hingga penjualan sampah yang berhasil memberikan manfaat ekonomi bagi warga melalui peran aktif KSH.
"Ini ekonomi kerakyatan yang nyata. Dari sampah jadi berkah," tambahnya.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan kendala di lapangan terkait layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), khususnya pengurusan KTP dan pindah dalam kota di Surabaya.
Ahmad Hidayat menilai, persoalan tersebut harus segera dicarikan solusi. Pasalnya aturan mengenai alas kepemilikan hak atau bukti kepemilikan rumah/tanah dalam layanan Adminduk yang mengacu pada Permendagri Nomor 108 Tahun 2019 dan Perwali Surabaya Nomor 98 Tahun 2023, kerap menjadi kendala bagi warga pendatang.
"Mengingat dinamisnya pergeseran penduduk di Kota Surabaya, warga harus mendapatkan kepastian hukum atas pencatatan sipil dan kepemilikan identitas kependudukan. Jangan sampai aturan administratif justru menghambat hak warga untuk mendapatkan KTP," tegas Ahmad Hidayat.
Ia berharap hasil kunjungan Wamendagri tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Pemkot Surabaya agar pelayanan Adminduk lebih memudahkan warga.
Penulis :kib
Baca juga:
"Berita Terbaru Lainnya"
"Berita Terbaru Lainnya"


