SurabayaPos | SURABAYA – Irjen Pol Dekananto Eko Purwono resmi mendapat amanah sebagai Kapolda Jawa Timur. Penunjukan tersebut menempatkannya sebagai pimpinan baru Polda Jatim setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Dekananto merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Kariernya banyak bersentuhan dengan bidang intelijen dan keamanan, baik di tingkat kewilayahan maupun Mabes Polri.
Sebelum menduduki posisi Kapolda Jatim, Dekananto tercatat pernah menjabat Direktur Politik Baintelkam Polri. Pada 2025, ia kemudian dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya. Rekam jejak tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya hingga kembali bertugas di Jawa Timur.
Pernah Bertugas di Polda Jatim
Jawa Timur bukan wilayah yang sepenuhnya asing bagi Dekananto. Sebelum melanjutkan karier di lingkungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri, ia pernah mengemban tugas sebagai Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim.
Pengalaman tersebut membuatnya memiliki rekam pengalaman dalam membaca dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jawa Timur.
Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat nasional. Ia dipercaya menduduki jabatan Direktur Politik Baintelkam Polri sebelum kemudian menjadi Wakapolda Metro Jaya.
Terima Satyalancana Wira Karya
Dekananto juga tercatat sebagai salah satu penerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto pada Februari 2026.
Penganugerahan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2026. Dekananto ketika itu masih menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah pejabat Polri dan tokoh masyarakat yang dinilai memberikan kontribusi dalam mendukung program pemerintah, termasuk penguatan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri.
Catatan Pengalaman di Jawa Timur
Saat bertugas di Jawa Timur, nama Dekananto juga dikaitkan dengan upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Salah satu isu yang pernah menjadi perhatian adalah penataan atau penertiban sejumlah tugu perguruan pencak silat yang dinilai memiliki potensi memicu gesekan antarkelompok.
Pendekatan terhadap persoalan sosial dan keamanan menjadi bagian dari tantangan yang dihadapi aparat kepolisian di Jawa Timur, mengingat karakter wilayah yang memiliki dinamika masyarakat cukup beragam.
Kembali Memimpin Polda Jatim
Kini, pengalaman Dekananto di bidang intelijen dan tugas kewilayahan kembali dibutuhkan setelah dirinya dipercaya memimpin Polda Jawa Timur.
Pergantian tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi Polda Jatim. Posisi Kapolda sebelumnya dijabat Irjen Pol Nanang Avianto, yang kemudian mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat I di lingkungan Sespim Lemdiklat Polri.
Dengan rekam pengalaman di bidang intelijen, kewilayahan, serta tugas di tingkat Mabes Polri, Dekananto menghadapi sejumlah agenda keamanan dan pelayanan masyarakat di Jawa Timur.
Masyarakat kini menanti arah kepemimpinannya dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan kepolisian, serta merespons berbagai dinamika sosial yang berkembang di wilayah Jawa Timur.



