Notification

×

Iklan

Iklan


Tiga Hiburan Malam Kayoon Sumber Keributan, Tahun Baru Mabuk Dua Pengunjung di Aniaya Preman Hampir Tewas

03/01/2020 | Januari 03, 2020 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2020-01-03T08:46:03Z
    Bagikan
Korban penganiayaan saat malam tahun baru, Selasa (31/12/2019) sekira pukul 22:00WIB malam.

Surabaya - Tempat hiburan malam 3 tempat Cafe Karaoke kerap kali terjadi keributan, seperti pengeroyokan, perkelahian, bahkan tawuran hingga menyebabkan kematian beberapa tahun lalu.

3 cafe live musik Makasar, SO, Suka Suka yang belokasi di jalan Kayoon, Surabaya ini menyediakan minuman beralkohol (mihol) dan wanita malam guna menemani para pengunjung untuk mabuk mabukan.

Dipenghujung tahun 2019 jelang tahun baru 2020 terjadi pengeroyokan dan penganiayaan tepat di belakang cafe SO. Menurut narasumber, berawal dari pengunjung yang ribut dari cafe Makasar.

Hal ini diketahui Bambang yang bekerja sebagai juru parkir Kayoon memberikan nasehat kepada korban bernama Yono yang minum mihol hingga mabuk dan di nasehati agar tidak kencing di area sini (Cafe Makasar).

"Dia bilang supaya kencing di (Ponten) Toilet namun Yono tidak menggubris, terjadilah kesalah pahaman akhirnya teman Bambang mengeroyok Yono hingga tak sadarkan diri (Koma) di Rumah Sakit, sedangkan Arif teman Yono dipulangkan ke Batu Malang," kata Narasumber RD (inisial,red).

Diketahui dalam video korban ada dua orang, Arif teman Yono berusaha melerai tapi langsung di hajar juga oleh teman Bambang, seketika pingsan serta di injak injak kepalanya oleh para pelaku premanisme ini sehingga tak sadar diri keduanya.

Salah satu Narasumber RD (inisial,red) juga menyebutkan, "Pelaku Aniaya lebih dari 5 orang salah satunya itu tukang parkir sini namanya Bambang, dan korban bernama Yono itu sopir jual bunga di Kayoon. Dia minum dan mabuk ditempat cafe Makasar, tapi saat terjadi pengeroyokan korban lari ke kebelakang cafe SO, kemudian disitu baru terjadi pengeroyokan kepada Yono,"ujarnya.

"Yono itu pekerja sopir jual kembang, yang satunya bernama Arif saat melerai pengeroyokan itu juga di hajar dan di injak injak kepalanya oleh teman teman Bambang berjumlah lebih dari 5 orang, Arif sekarang dipulangkan ke Batu Malang mas," kata RD, Kamis (2/1/2020). Dikutip dari LiputanIndonesia.co.id.

Sementara pihak Polsek Genteng membenarkan kejadian penganiayaan di belakang tempat hiburan malam SO Kayoon. Kompol Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan, " iya memang bener ada penganiayaan, dan korbannya masih berada di Rumah Sakit," tuturnya.

"Kami masih belum meminta Keterangan Kronologis kejadian penganiayaan malam Tahun Baru, karena korban masih dirawat di Rumah Sakit," ujar singkat Mantan Kapolsek Dukuh Pakis ini, melalui telephone selularnya, (2/1/2020). (Red/Tjn)
×
Berita Terbaru Update