Notification

×

Iklan

Iklan

Arus Balik Lebaran di Malang Mulai Menggeliat, Harga Tiket Bus Melonjak Dua Kali Lipat

24/03/2026 | 05.29 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-23T22:29:44Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos |

Malang – Meski suasana Lebaran masih terasa hangat, geliat arus balik mulai terlihat di sejumlah agen tiket bus di wilayah Malang. Para perantau tampak mulai berburu tiket untuk kembali ke kota tujuan lebih awal.


Pantauan di salah satu agen tiket bus di jalur utama Malang, sejak Minggu (22/3/2026), mulai terjadi peningkatan jumlah calon penumpang yang memesan tiket keberangkatan.


Salah satu petugas agen tiket menyebutkan, tren kenaikan penumpang sudah terasa sejak hari pertama pasca Lebaran. Dalam sehari, jumlah keberangkatan bahkan mencapai puluhan orang, jauh di atas hari normal.


“Untuk hari ini saja sudah sekitar 20 penumpang yang berangkat. Tujuan paling dominan masih ke Jakarta dan sekitarnya,” ujarnya, Senin (23/3/2026).


Diperkirakan, lonjakan arus balik akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan mendatang, yakni sekitar tanggal 28 hingga 29 Maret 2026.


“Pada puncaknya nanti, jumlah penumpang bisa mencapai 30 sampai 50 orang per hari,” tambahnya.


Seiring meningkatnya permintaan, harga tiket bus juga mengalami lonjakan signifikan. Jika pada hari biasa tarif berkisar Rp300.000, kini melonjak hingga Rp600.000 per penumpang.


Meski demikian, tingginya harga tidak menyurutkan minat masyarakat. Banyak calon penumpang memilih memesan tiket lebih awal, bahkan melalui layanan pesan singkat seperti WhatsApp.


“Sekarang rata-rata pesan dulu lewat WA, bahkan ada yang sudah booking sejak seminggu sebelumnya,” jelasnya.


Di tengah berbagai pilihan moda transportasi, bus tetap menjadi pilihan utama bagi pemudik. Faktor kenyamanan serta kemudahan pemesanan menjadi alasan utama.


Salah satu penumpang tujuan Bekasi mengaku tetap memilih bus meski harga naik. Menurutnya, perjalanan dengan bus lebih nyaman dibandingkan moda transportasi lain.


“Kalau kereta ekonomi duduknya tegak, cepat capek. Kalau mau yang lebih nyaman harus pesan jauh-jauh hari, jadi lebih pilih bus,” ungkapnya.


Ia bahkan langsung memesan tiket kepulangan sesaat setelah tiba di kampung halaman demi menghindari kehabisan kursi.


“Baru sampai untuk Lebaran, tapi langsung pesan tiket balik hari Jumat. Harus cepat supaya tidak kehabisan,” pungkasnya.