Notification

×

Iklan

Iklan

Bandara Juanda Layani 266.910 Penumpang Selama Sepekan Angkutan Lebaran

19/03/2026 | 21.22 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-19T14:22:29Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Sidoarjo - Selama sepekan periode Posko Angkutan Lebaran 2026, Bandara Internasional Juanda mencatat peningkatan jumlah penumpang. Sejak 13 hingga 18 Maret 2026, total penumpang yang dilayani mencapai 266.910 orang atau naik 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kamis (19/03/2026).


Selain itu, jumlah pergerakan pesawat juga mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 1.808 pergerakan penerbangan atau meningkat 2,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa tren peningkatan penumpang terjadi seiring dimulainya arus mudik Lebaran. “Selama sepekan masa mudik lebaran ini jumlah penumpang meningkat. Rata – rata jumlah penumpang sekitar 44.000 penumpang perhari dengan rata – rata penerbangan 301 pergerakan” ujarnya.


Ia menjelaskan, puncak pergerakan penumpang terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total 47.547 penumpang dalam satu hari. Adapun rute penerbangan yang mendominasi selama periode tersebut adalah rute domestik. Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng menjadi tujuan terbanyak dengan 50.030 penumpang, disusul Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sebanyak 29.065 penumpang serta Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebanyak 28.250 penumpang.


Lebih lanjut, Tohir memastikan pelayanan operasional selama periode angkutan Lebaran berjalan dengan baik. “Hingga saat ini pelayanan selama masa angkutan Lebaran berjalan dengan baik dan lancar.” tambahnya.


Sementara itu, operasional penerbangan menuju Bali dihentikan sementara selama peringatan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026. Penutupan dilakukan selama 24 jam, sehingga sejumlah penerbangan terdampak. Tercatat sebanyak 16 pergerakan pesawat kedatangan dan 14 pergerakan keberangkatan tidak beroperasi. Maskapai yang terdampak antara lain Super Air Jet, Citilink, Lion Air, Batik Air, dan Garuda Indonesia.


Manajemen bandara mengimbau calon penumpang untuk memperhatikan waktu keberangkatan. Penumpang disarankan datang lebih awal, yakni dua hingga tiga jam sebelum jadwal terbang, khususnya pada jam sibuk. Hal ini untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat kepadatan lalu lintas maupun faktor cuaca. Selain itu, penumpang juga dianjurkan memanfaatkan layanan check in daring melalui situs resmi maskapai atau fasilitas self check in yang tersedia di bandara.


Dengan peningkatan trafik yang terjadi, Bandara Juanda terus berupaya menjaga kelancaran operasional serta kenyamanan penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026.