Surabaya Pos | Sidoarjo – Kegiatan rapat koordinasi (rakor) sekaligus buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjadi sorotan publik setelah video acara tersebut beredar luas di media sosial.
Acara tersebut diketahui digelar di Mahabarata Palace Graha Unesa, Surabaya, pada Jumat (6/3/2026). Dalam video yang diunggah akun media Inilah.com, terlihat kegiatan rakor dan buka puasa bersama berlangsung dengan dekorasi yang dinilai cukup mewah.
Sejumlah warganet menilai kegiatan tersebut kurang tepat dilakukan secara meriah di tengah berbagai persoalan publik yang masih dihadapi masyarakat di wilayah Sidoarjo. Kritik pun bermunculan di berbagai platform media sosial.
Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang muncul.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan rakor dan buka puasa bersama tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan sebagai ajang koordinasi sekaligus silaturahmi antar jajaran pemerintah daerah dalam momentum bulan Ramadan.
Meski demikian, kritik dari masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan serupa ke depannya agar lebih mempertimbangkan kondisi dan sensitivitas publik.
Hingga kini, perbincangan mengenai kegiatan tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak masyarakat berharap pemerintah daerah dapat lebih bijak dalam menyelenggarakan kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan fasilitas maupun anggaran.


