Surabaya Pos | Surabaya – Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online yang kerap meningkat selama bulan suci Ramadan (6/3).
Melalui imbauan yang disampaikan di media sosial resmi, masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan berbagai penawaran diskon besar atau promo flash sale yang beredar di internet. Pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan momentum meningkatnya aktivitas belanja masyarakat selama Ramadan untuk menjalankan aksinya.
Modus yang sering digunakan antara lain penawaran barang dengan harga sangat murah, tautan mencurigakan yang mengarah ke situs palsu, hingga permintaan transfer uang ke rekening pribadi yang tidak jelas.
Direktorat Siber mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan keaslian toko online sebelum melakukan transaksi, mengecek reputasi penjual, serta menghindari mengklik tautan yang mencurigakan yang dikirim melalui pesan singkat atau media sosial.
Apabila masyarakat menemukan indikasi penipuan atau menjadi korban kejahatan siber, diharapkan segera melapor melalui kanal resmi atau mendatangi kantor Kepolisian Daerah Jawa Timur terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa tidak semua penawaran diskon besar merupakan keuntungan bagi konsumen. Oleh karena itu masyarakat diminta tetap berhati-hati dan bijak saat bertransaksi secara online.
“Diskon besar belum tentu rezeki, bisa jadi itu jebakan,” demikian pesan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat berbelanja di dunia digital selama bulan Ramadan.


