Surabaya Pos | Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara resmi melepas keberangkatan 4.009 peserta program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 di Lapangan Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).
Program ini melibatkan sebanyak 81 unit bus yang mengangkut para pemudik dengan tujuan utama wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kapolri menjelaskan bahwa proses pendaftaran program ini dilakukan dalam waktu singkat, yakni tiga hari, melalui layanan Samsat di masing-masing Polres.
“Untuk pemberangkatan kali ini ada 81 bus dengan total 4.009 masyarakat. Sebelum berangkat, kami lakukan pengecekan mulai dari tes urine, alkohol, hingga pemeriksaan obat-obatan,” ujar Sigit.
Keselamatan Jadi Prioritas
Sigit menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program mudik gratis ini. Seluruh pengemudi telah melalui pemeriksaan kesehatan, sementara armada bus dipastikan lolos uji kelaikan jalan (ramp check).
Langkah tersebut dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.
Kecelakaan Turun 40 Persen
Di sisi lain, Kapolri juga mengungkapkan perkembangan arus mudik secara nasional. Hingga saat ini, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai sekitar 1,2 juta unit.
Meski terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur tol sebesar 2,83 persen dibanding tahun sebelumnya, angka kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan signifikan.
“Alhamdulillah, tingkat kecelakaan turun hingga 40,91 persen atau sekitar 682 kasus dibanding tahun lalu,” ungkapnya.
Imbauan untuk Pemudik
Kapolri turut mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri selama perjalanan. Polri telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di sepanjang jalur mudik.
Mulai dari Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), hingga Pos Terpadu yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat, pemeriksaan kesehatan, hingga kebutuhan konsumsi dan pengisian bahan bakar.
“Silakan manfaatkan pos yang sudah disiapkan untuk istirahat, cek kesehatan, makan, hingga isi BBM,” pungkas Sigit.


