Notification

×

Iklan

Iklan

Polda Jatim Siaga! 488 Lokasi Wisata Jadi Fokus Pengamanan Libur Lebaran

22/03/2026 | 06.14 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-21T23:14:59Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Surabaya – Memasuki hari kesembilan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jawa Timur meningkatkan kewaspadaan menghadapi lonjakan wisatawan selama libur Lebaran.


Sebanyak 488 lokasi wisata di seluruh Jawa Timur menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Dari jumlah tersebut, 105 titik dikategorikan rawan karena berpotensi menimbulkan keramaian tinggi hingga risiko gangguan keamanan dan keselamatan.


Kabid Humas Polda Jatim sekaligus Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa kepolisian telah menyiapkan langkah antisipatif secara menyeluruh.


“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan pengamanan, sehingga masyarakat yang menikmati libur Lebaran merasa nyaman dan aman,” ujar Kombes Abast, Sabtu (21/3/2026).


Tak hanya fokus pada kepadatan pengunjung, pengamanan juga mencakup arus lalu lintas menuju lokasi wisata hingga pengawasan langsung di area destinasi.


Antisipasi Bencana dan Kelayakan Wahana

Polda Jatim juga memberi perhatian khusus pada lokasi wisata yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi. Personel disiagakan dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan.


Selain itu, pengelola tempat wisata diminta memastikan kelayakan wahana permainan demi mencegah kecelakaan yang dapat merugikan pengunjung.


“Kami sudah melakukan mitigasi sejak awal dan mengimbau pengelola memastikan seluruh fasilitas aman digunakan,” tegasnya.


Imbauan untuk Masyarakat


Masyarakat yang hendak berlibur diimbau tetap waspada, khususnya saat mengunjungi destinasi alam seperti pantai dan pegunungan.


Pastikan kondisi cuaca aman

Hindari lokasi berisiko saat cuaca ekstrem

Manfaatkan pos pengamanan yang tersedia

Jika terjadi gangguan keamanan, masyarakat dapat langsung menghubungi Call Center 110 secara gratis.


“Silakan lapor ke 110, kami siap tindak lanjuti dengan cepat,” pungkas Kombes Abast.