Surabaya Pos | Lamongan – Kepolisian Resor Lamongan melalui jajaran Polsek Paciran memastikan proses kepulangan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat berjalan aman dan lancar menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepulangan santri gelombang ketiga atau terakhir berlangsung tertib di halaman pondok yang berlokasi di Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Lamongan.
Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran, AKP Erni Sugihastuti, bersama personel Pos Pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026.
Sebanyak 868 santri diberangkatkan dalam gelombang terakhir menggunakan berbagai moda transportasi. Rinciannya meliputi:
8 unit bus besar
5 unit bus medium
4 unit Elf Giga
6 unit Elf Long
14 unit Elf Short
2 unit kendaraan jenis Pregio
Selain itu, sekitar 400 santri lainnya dijemput langsung oleh keluarga di lokasi pondok pesantren.
Para santri berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, seperti Blora, Rembang, Kendal, dan sekitarnya.
Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam mendukung kelancaran arus mudik santri.
“Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi para santri dan keluarga,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh pengemudi untuk tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
Dengan pengamanan yang optimal, proses kepulangan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh rombongan diberangkatkan.


