• Jelajahi

    Copyright © Surabaya Pos : Situs Berita Terkini, Berita Hari ini, dan Terpercaya. Indonesia dan Dunia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Eri Cahyadi Ajak Gen Z Teladani Semangat Perobekan Bendera di Hotel Yamato

    Seiri
    27/09/2026, 15.19 WIB Last Updated 2026-09-27T08:19:57Z



     SurabayaPos.com | SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z), untuk meneladani semangat perjuangan Arek-Arek Surabaya dalam peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, yang kini dikenal sebagai Hotel Majapahit, pada 19 September 1945.


    Pesan tersebut disampaikan Eri saat menghadiri refleksi peristiwa perobekan bendera dalam pertunjukan opera kolosal bertajuk “Merah Putih Bertanya” yang digelar di Jalan Tunjungan Surabaya, Sabtu (26/9/2026).


    Eri mengatakan, semangat mencintai bangsa dan menjaga persatuan tidak cukup hanya ditunjukkan saat upacara. Menurutnya, nilai perjuangan harus terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari.


    “Jangan hanya mengumandangkan Indonesia Raya pada waktu upacara, tapi selalu kibarkan bendera Merah Putih di dalam hati kita,” kata Eri.


    Ia menjelaskan, peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato menjadi salah satu pengingat terhadap perjuangan para pahlawan dan Arek-Arek Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.


    Menurut Eri, semangat perjuangan tersebut harus terus diteruskan dalam menghadapi berbagai persoalan yang masih ada di Kota Surabaya.


    “Selagi masih ada kemiskinan, anak putus sekolah, hingga premanisme, maka perjuangan kita tidak boleh berhenti. Kita harus bisa menjaga kota ini untuk anak cucu kita,” ujarnya.


    Eri juga menyampaikan keyakinannya bahwa generasi muda Surabaya memiliki peran penting dalam menentukan arah perkembangan kota ke depan.


    “Karena itu saya yakin, anak-anak muda Kota Surabaya akan menjadi penerus yang luar biasa untuk menjaga Kota Surabaya ini. Seperti kata Bung Karno, ‘warisi apinya, bukan abunya’,” katanya.


    Dalam pertunjukan opera kolosal tersebut, Pemerintah Kota Surabaya turut melibatkan generasi muda, mulai dari pelajar tingkat SMP hingga SMA.


    Eri menilai pelibatan anak muda dalam kegiatan yang mengangkat sejarah perjuangan penting dilakukan agar mereka tidak hanya mengenal sejarah, tetapi juga memahami nilai yang terkandung di dalamnya.


    “Surabaya ini ditentukan oleh Gen Z, apakah Surabaya ini bersatu apakah terpecah, menjadi keluarga atau lawan itu dari kekuatan anak-anak Gen Z,” kata Eri.


    Ia berharap keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran bahwa masa depan bangsa, termasuk Kota Surabaya, berada di tangan generasi penerus.


    “Karena itulah Gen Z kota libatkan dalam acara ini agar mereka ingat dan sadar bahwa kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kota Surabaya ada di tangan mereka,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    TERKINI