Notification

×

Iklan

Iklan


Dampak Banjir Bocah Tewas, Walikota Surabaya Gagal Bangun Saluran Air

01/02/2019 | Februari 01, 2019 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2021-12-06T20:12:39Z
    Bagikan
Surabaya - Hujan yang mengguyur Kota Surabaya sekitar pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB, Kamis (31/1/2018), membuat Kota Pahlawan ini tenggelam di berbagai wilayah, padahal sudah dibangun saluran airnya dengan mengganti box culvert, dalam mega proyek trilyunan pembangunan gorong -gorong.

Inilah kata yang tepat, Surabaya bukan tergenang, tapi tenggelam. Kalimat yang pantas untuk kota pahlawan dan protes warga Surabaya kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) yanh dinilai gagal.

Tak hanya dikampung yang tenggelam, tetapi jalan protokol juga tenggelam oleh banjir. Padahal Walikota sudah menggelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mega proyek saluran gorong gorong di berbagai tempat di Surabaya, namun kondisinya masih tetap banjir. Patut dipertanyakan saluran gorong gorong tersebut dalam pengerjaannya.

Cara mengelola Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD), adalah rencana keuangan tahunan pemerintah daerah, Dalam hal ini Walikota dipertanyakan. Hal ini wajar, mengingat saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelontorkan dana triliunan untuk pembangunan gorong-gorong atau box culvert guna mencegah banjir. Namun hasinya nihil.


Bahkan akibat banjir juga mengakibatkan korban jiwa. Seperti yang melanda wilayah Surabaya Barat pada Kamis sore (31/1/2019), Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun ditemukan tewas di kawasan Cluster Bukit Bali Citraland, setelah terseret arus. Korban bernama Daniel Marda Richard Calvin, siswa kelas 1 SMP YPPK Wiyung. 

Kejadian ini dibenarkan oleh Kompol Dwi Hery Kapolsek Lakarsantri, " Hal itu bermula saat seorang ayah Johanes Markus (44) membonceng dua anaknya melintasi kawasan Bukit Bali, " ujarnya.
Lanjutnya, " Motor yang dikendarai Markus mogok. Lalu, saat Markus mendorong motor sekitar 10 meter, dua anaknya bermain air di dekat parit yang telah meluber ke jalan. Dua anaknya bermain kapal-kapalan dari stereofoam," ujarnya seperti dikutip dari Suarasurabaya.net.

Setelah ditemukan, jenazah korban bernama Daniel Marda Richard Calvin, langsung dibawa ke rumah duka Perum Palm Pertiwi AT No 9 Menganti Gresik. (one)

Simak Video dibawah ini, inilah Fakta Surabaya saat Tenggelam.


×
Berita Terbaru Update