Kritik Tindakan Represif Kepolisian, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Aksi di Polda Jatim | Surabaya Pos
http://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/ https://www.liputanindonesia.co.id/p/liputan-terkini.html https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?orderby=UPDATED https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?alt=rss https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml https://www.liputanindonesia.co.id/sitemap.xml?page=1 https://www.liputanindonesia.co.id/feeds/posts/default?max-results=9999&alt=json-in-script&callback=loadtoc https://www.liputanindonesia.co.id/atom.xml?redirect=false
kampung tangguh semeru 2020, #KampungTangguhSemeru2020, - KampungTangguhSemeru, Kampung Tangguh Surabaya, Kampung Tangguh Sidoarjo, Kampung Tangguh Gresik, Kampung Tangguh Sumenep, Kampung Tangguh Pamekasan, Kampung Tangguh Bangkalan, Kampung Tangguh Ngawi, Kampung Tangguh Ponorogo, Kampung Tangguh Pacitan,Kampung Tangguh Malang, Kampung Tangguh Magetan, Kampung Tangguh Madiun, Kampung Tangguh Jombang, Kampung Tangguh Mojokerto, Kampung Tangguh Bojonegoro, Kampung Tangguh Lamongan, Kampung Tangguh Tanjung Perak, Kampung Tangguh Nganjuk, Kampung Tangguh Trenggalek, Kampung Tangguh Tulungagung, Kampung Tangguh Madiun, Kampung Tangguh Blitar, Kampung Tangguh Kediri, Kampung Tangguh Situbondo, Kampung Tangguh Bondowoso, Kampung Tangguh Lumajang, Kampung Tangguh Probolinggo, Kampung Tangguh Pasuruan, Kampung Tangguh Batu, Kampung Tangguh Tuban, Kampung Tangguh Jember, Kampung Tangguh Banyuwangi, Inovasi Peduli dari Kapolda Jatim, Kampung Tangguh Semeru 2020, guna Mencegah Corona atau Covid-19, di Jawa Timur

Kritik Tindakan Represif Kepolisian, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Aksi di Polda Jatim

SurabayaPos.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya, mendatangi Mapolda Jawa Timur, ...

SurabayaPos.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya, mendatangi Mapolda Jawa Timur, mereka menyuarakan tuntutan terkait meninggalnya mahasiswa, Senin (30/9/2019). 


Menurut mereka tewasnya mahasiswa akibat tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam penanganan aksi massa yang merespon UU KPK dan RKUHP yang dinilai akan merugikan rakyat. 

"Assalamualaikum Wr Wb… Salam Perjuangan ...Salam Pembebasan..!!," kalimat awal yang disuarakan mahasiswa mengawali orasinya.

Mereka menyebut, situasi nasional akhir-akhir ini sedang tidak menguntungkan, dan itu mendapat respon yang cukup masif dari semua elemen rakyat Indonesia. Tak terkecuali yang direaksi oleh mahasiswa, sejumlah persoalan yang kontroversial, yakni soal RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba, RUU Pemasyarakatan, RUU KUHP, RUU KPK, dan lainnya. 

"Namun, yang sangat kami sayangkan respon terhadap gerakan mahasiswa yang melakukan aksi di berbagai daerah di Indonesia direspon dengan cara-cara yang tidak manusiawi, dengan mencederai demokrasi dan semangat reformasi," kata Andreas. 

Mahasiswa dan elemen rakyat yang melakukan aksi di depan gedung DPRD ternyata mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Dia menyebut, tindakan membabi-buta oleh aparat keamanan yang menggunakan senjata mulai dari tameng, water Cannon, gas air mata, peluru karet hingga peluru tajam. 

Andreas menegaskan, akibat penanganan yang berlebihan itu menimbulkan banyak korban yang berjatuhan dan mengalami luka-luka. Mulai luka ringan hingga berat. Bahkan, sampai menimbulkan korban jiwa. Tercatat ada tiga korban meninggal akibat represif yang dilakukan oleh aparat terhadap mahasiswa. 

"Satu diantara tiga yang meninggal itu adalah IMMawan Randy, mahasiswa Universitas Halu Oleo yang juga aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara," ujar Andreas. 

Atas gugurnya Randy dan dua rekannya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mengutuk keras tindakan aparat yang represif sehingga menimbulkan korban jiwa. 

Kemudian, dibacakan tuntutan IMM yang berisi, 

Satu, Mengutuk keras aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap seluruh mahasiswa dan masyarakat yang melakukan aksi untuk menyalurkan aspirasi. Dua, hentikan segala bentuk represi dan kriminalisasi terhadap Gerakan Rakyat. Tiga, Memberikan sanksi kepada pihak kepolisian yang telah melakukan tindakan represif dan anarkis terhadap Gerakan Rakyat dengan hukuman seberat-beratnya. Empat, Meminta Presiden RI Joko Widodo untuk aktif memberikan respon terhadap setiap tindakan represif yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap massa aksi. Lima, Mengusut tuntas pelaku kekerasan dan pelaku penembakan terhadap massa aksi dalam jangka waktu dua hari terhitung sejak Jumat, 27 September 2019 pukul 13.00 WIB. Jika belum mampu, maka Kapolri Jenderal Tito Karnavian harus turun dari jabatannya sebagai bentuk pertanggung jawaban. Enam, Tuntaskan pelanggaran HAM dan HAM berat, serta adili penjahat HAM. Tujuh, Menolak RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba, RUU Pemasyarakatan, RUU KUHP dan RUU lainnya yang tidak pro terhadap rakyat Indonesia.  

Sementara, sebelum sejumlah perwakilan massa mahasiswa diperbolehkan masuk ke Polda Jatim, untuk mengikuti audiensi. Peserta aksi bersama-sama melakukan sholat ghaib, termasuk juga diikuti oleh seorang berpakaian preman perwakilan dari Polda Jatim. 

Aksi berlangsung tertib dengan penjagaan KOKAM dan petugas kepolisian.(tji)

COMMENTS


BERITA TERKAIT

Kampung Tangguh Semeru 2020



Nama

Advertorial,49,Berita-Terkini,922,BeritaWarga,144,Destinasi-Wisata,11,EkoBis,35,ekonomi,6,Ekonomi Bisnis,8,Galeri-foto-video,17,GayaHidup,22,Hobby,7,Hukrim,186,Internasional,21,Kesehatan,40,Narkotika,23,Nasional,295,Olahraga,24,Opini,10,Pemerintahan,62,Peristiwa,84,Pilpres 2019,8,Polisi,216,Politik,116,Regional,488,Religi,7,Renungan,17,Selebritis,3,Seni-Budaya,19,Showbiz,20,Sorotan,69,sosial,20,Technology,18,TNI,9,
ltr
item
SurabayaPos.com: Situs Berita Terkini, Berita Hari ini, dan Terpercaya: Kritik Tindakan Represif Kepolisian, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Aksi di Polda Jatim
Kritik Tindakan Represif Kepolisian, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Gelar Aksi di Polda Jatim
https://1.bp.blogspot.com/-_EzQk0xUOUY/XZHZxACPjcI/AAAAAAAAmIg/6STclMVwIxkEaSleHKk5m9lMU93B6IaJwCLcBGAsYHQ/s320/IMG20190930131615.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-_EzQk0xUOUY/XZHZxACPjcI/AAAAAAAAmIg/6STclMVwIxkEaSleHKk5m9lMU93B6IaJwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG20190930131615.jpg
SurabayaPos.com: Situs Berita Terkini, Berita Hari ini, dan Terpercaya
https://www.surabayapos.com/2019/09/kritik-tindakan-represif-kepolisian.html
https://www.surabayapos.com/
https://www.surabayapos.com/
https://www.surabayapos.com/2019/09/kritik-tindakan-represif-kepolisian.html
true
4204357026782051252
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy