Notification

×

Iklan

Iklan

DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Jatim Kumpulkan Ketua dan Sekretaris DPD se-Jatim

05/01/2020 | Januari 05, 2020 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2020-01-05T08:39:53Z
    Bagikan
SurabayaPos.com / Surabaya - Setelah berhasil membentuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) langsung tancap gas. Hari ini mengumpulkan dan menggelar pertemuan untuk rapat koordinasi dengan para ketua dan sekretaris DPD Partai Gelora, se-kabupaten/kota se-Jawa Timur. 


"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul untuk mengadakan rapat koordinasi yang dihadiri para ketua dan sekretaris DPD kabupaten/kota se-Jatim. Dengan agenda menyerahkan berkas pendaftaran ke Kemenkumham," kata Ketua Umum DPW Partai Gelora Jawa Timur, Muhammad Sirodj, didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan dan SDM, Hammi dan Misbahul Munir, Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Jatim, di sebuah hotel di Surabaya, Minggu (5/1/2020).

Ketum DPW Partai Gelora menyebut, pembentukan organ partai di Jatim, tidak banyak kendala. 

"Alhamdulillah, se-Indonesia untuk Jawa Timur adalah yang pertama terbentuk, hanya butuh waktu 1,5 bulan. Dan, sebanyak 400 lebih dari 466 pengurus DPC yang dibutuhkan, juga terbentuk. Selanjutnya, berkas akan segera kita kirim ke pusat (DPP)," terangnya. 

Pembentukan organ partai dan pengurus hingga ke daerah dan tingkat desa/kelurahan juga dikatakan sangat cepat. Itu lantaran, salah satunya banyak tokoh-tokoh atau orang berpengaruh di daerah tersebut yang ikut bergabung dan menjalankan jaringan massa atau pengikutnya. Selain itu, lantaran Gelora adalah partai inklusif atau partai tengah, merupakan wujud manifestasi dan kolaborasi para tokoh-tokoh yang sudah dikenal dengan rakyat. 

"Nafas partai adalah representasi Islam dan Nasionalis, dan Pancasila sebagai landasan ideologi. Jadi semua sudah selesai, tidak ada yang perlu diperdebatkan," tegas Sirodj.

Dengan cita-cita yang diusung adalah kebangsaan secara universal dengan ciri Islam yang nasionalis. Dia menambahkan, sudah tidak ada lagi perdebatan antara nasionalis dengan agama. Termasuk Pancasila sebagai landasan ideologi negara. 

Dan, arah perjuangan Partai Gelombang Rakyat adalah untuk Indonesia, bukan untuk kelompok tertentu. "Jadi, perjuangan universal," katanya. 



Itu sesuai dengan logo partai, yang disebutnya ibarat gelombang yakni gabungan kekuatan rakyat yang berkolaborasi dengan para tokoh-tokoh di Indonesia.

Sementara, ditanya kesiapan Partai Gelora di tahun 2024, dikatakan yang utama adalah lolos elektoral theshold

Di partai ini, semua punya porsi sama, tidak ada kader internal atau eksternal. Dan, untuk berperan di Pilkada 2020, pihaknya memberikan kebebasan semua kader untuk berkomunikasi dengan semua partai politik dan kandidat calon yang maju di pilkada.(tji) 

×
Berita Terbaru Update