Notification

×

Iklan

Iklan


Kejati Jatim Terima SPDP Tindah DKK Kasus BBM Ilegal, PT Jagat Energy 'Lepas' Dari Jeratan Hukum

23/01/2020 | Januari 23, 2020 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2020-01-22T17:25:14Z
    Bagikan
Dok, foto Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi, Richard Marpaung

Surabayapos.com - Kasus Tindak Pidana penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi yang dibongkar Ditreskrimsus Polda Jawa Timur beberapa bulan lalu, Rabu 11 Desember 2019, Blega, Jawa Timur sekarang masuk dalam tingkat penyidikan. 

Kejaksaan Tinggi sudah menerima SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan), hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim Richard Marpaung, dirinya menyampaikan, ketika ditanya soal SPDP yang diterima dari Polda Jatim terkait penyelewengan BBM.

"Kami sudah terima SPDP pada bulan lalu. Ada dua berkas yang masing terdapat tiga tersangka," kata Richard di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Rabu (22/1/2020).

Disingung siapa saja yang dijadikan tersangka, Richard menyebutkan Tindah (sebagai pembeli BBM/Bio Solar) Dkk.

Tersangka Tindah memiliki peran sebagai pembeli yang mengambil BBM/Bio Solar bersubsidi dari SPBU 5469101 lalu diangkut dump truk tangki milik PT Jagad Energy yang dijual kembali ke industri.

Diduga kuat, permainan pihak oknum Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim dengan Korporasi dijalankan. Hingga selaku pemilik PT Jagat Energy, Anom Setyo Legowo alias Yoyok telah dilindungi lantaran memiliki kedekatan dengan penyidik Perwira, bersambung berita ke 5. (can)
×
Berita Terbaru Update