Notification

×

Iklan

Iklan


Polda Jawa Timur Harus Buka Lagi Terkait Kasus Duo PT Ternama yang Sampai Saat ini Masih Adem Ayem

10/10/2020 | Oktober 10, 2020 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2020-10-11T01:20:04Z
    Bagikan

Surabayapos.com || Terkait kasus yang melibatkan PT ALP Petro Industry berdomisisl di Kabupaten Pasuruan dan PT Pentawira Agraha Sakti domisili di Kabupaten Tuban Jawa Timur, tim ungkap fakta yuridis mendapatkan informasi yang bisa menjerat keduanya ke rana hukum.

Keduanya baik dari PT ALP Petro Industry maupun PT Pentawira Agraha Sakti pernah diproses hukum dari Polda Jawa Timur maupun Polres Tuban, namun fakta dilapangan menyebutkan bahwa keduanya berhasil lolos dari hukuman karena diduga telah membayar upeti kepada oknum di Polda Jawa Timur maupun oknum di Polres Tuban.

Atas dasar dugaan telah membayar upeti itulah proses hukum dari kedua PT Pentawira Agraha Sakti selaku pemanfaat limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah b3) tidak tersentuh oleh Polres Tuban walaupun sudah pernah kasusnya sampai dalam proses penyidikan dan di mentahkan bahwa Limbah b3 tersebut dinyatakan bukan limbah b3 melainkan bahan bakar untuk tungku milik PT Pentawira Agraha Sakti.

Berbeda dengan kasus yang pernah menjerat PT ALP Petro Industry selaku penghasil limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah b3) yang sengaja dijual kepada PT Pentawira Agraha Sakti dengan total kebutuhan 300 ton/ bulan justru diduga pernah diselesaikan kasusnya dengan nilai yang cukup fantastis ditahun 2017 lalu sehingga kasusnya tidak berlanjut ke meja hijau pengadilan tinggi Jawa Timur.

Dengan adanya pemberitaan ini diharapkan pihak Polda Jawa Timur maupun Polres Tuban akan membuka kembali atau meninjau serta mendatangkan saksi ahli yang memang benar-benar tau persis peristiwa tersebut baik dari pihak DLH Provinsi maupun dari tim ungkap fakta yuridis yang siap untuk dihadirkan menjadi saksi persekongkolan jahat PT ALP Petro Industry dan juga PT Pentawira Agraha Sakti dengan oknum aparat penegak hukum (APH). (dikutip dari media restoranhukum.com/tim)


×
Berita Terbaru Update