Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah dan Bagi Beras-Telur di Mojokerto

26/02/2026 | 19.10 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-02-26T12:10:50Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah sekaligus membagikan beras dan telur gratis kepada masyarakat di Halaman Kantor Kecamatan Prajurit Kulon (Pralon), Kota Mojokerto, Kamis, 26 Februari 2026.


Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga di pasar tradisional maupun modern saat bulan Ramadan.


Antusiasme warga pecah saat menyerbu Gerakan pasar murah ini. Khofifah turun langsung bersama Kepala Dinas Perdagangan Jatim, Iwan dan Pemimpin Perum Bulog Wilayah Jatim, Langgeng Wisnu Adinugroho.


Dalam pasar murah tersebut, tersedia sejumlah bahan pokok dengan harga di bawah harga eceran tertinggi (HET). Misalnya, beras SPHP medium SPHP dijual Rp 11.000/kg, beras SPHP premium Rp 14.000 per kg, MinyaKita Rp 13.000 per liter, gula pasir Rp 14.000 per kg dan telur ayam ras Rp 20.000/pack.


Kemudian cabai merah besar Rp 2.000 per 100 g, bawang putih Rp 6.000 per 1/4 kg, bawang merah Rp 7.000 per 1/4 kg, tepung terigu Rp 10.000 per kg.


Iwan mengatakan, ini merupakan program pasar murah Gubernur Khofifah ke-28 yang digelar Pemprov Jatim di tahun 2026. Hari ini, bersamaan dengan pasar murah di 14 kabupaten/kota.


“Rencananya tahun ini dilaksanakan 110 kali, nanti kami melihat dinamika harga selama tahun 2026,” katanya kepada wartawan.


Konsistensi pelaksanaan tersebut menunjukkan Komitmen kuat Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.


Pelaksanaan pasar murah ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Jatim dengan Perum Bulog serta pelaku industri kecil dan menengah (IKM) setempat. Pemprov sifatnya melaksanakan fungsi komplementaritas dengan Pemkab dan Pemkot.


“Setiap kegiatan pasar murah kita berdayakan 10 IKM lokal,” tandas Iwan.


Dengan adanya pasar murah ini, Iwan berharap dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutaama saat Ramadan. Sebab, sejumlah harga bahan pokok sempat mengalami kenaikan pada awal Ramadan.


“Cabai rawit sudah turun, tadi sampai Rp 100 ribu/kg sekarang sudah Rp 79.000/kg. Daging ayam yang HET-nya Rp 42.000/kg kemarin ada yg sampai 40-42.000/kg, sekarang sudah Rp 38.000/kg Dinamikanya sudah mulai turun, yang penting stoknya terjamin,” papar Iwan.