Notification

×

Iklan

Iklan

Antisipasi Lelah Berkendara, Polda Jatim Siapkan 29 Rest Area untuk Pemudik Lebaran 2026

06/03/2026 | 02.49 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-05T19:49:08Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Surabaya -  Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menyiapkan 29 titik rest area di sepanjang jalur tol sebagai tempat istirahat bagi para pemudik Lebaran Idul Fitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kelelahan pengendara sekaligus meningkatkan keselamatan selama perjalanan mudik.


Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi persiapan mudik di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam rapat itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur memprediksi adanya peningkatan signifikan pergerakan masyarakat melalui jalur tol saat musim mudik.


Diperkirakan kendaraan yang keluar masuk Jawa Timur melalui jalur arteri mencapai sekitar 33.000 kendaraan setiap hari. Sementara itu, secara keseluruhan sekitar 251.000 kendaraan diprediksi masuk ke wilayah aglomerasi Surabaya Raya, baik melalui jalur tol maupun non tol.


Selain itu, Jawa Timur juga diperkirakan menjadi salah satu provinsi dengan pergerakan pemudik cukup tinggi, yakni mencapai 7,7 juta jiwa selama masa Angkutan Lebaran 2026.


Direktur Ditlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, mengatakan bahwa puluhan rest area tersebut telah didistribusikan kepada para Kapolres di wilayah yang dilintasi jalur tol.


“Rest area tersebut kami distribusikan kepada para Kapolres di mana tol-tol tersebut melintas di wilayah Polres masing-masing,” ujar Iwan, Rabu (4/3/2026).


Menurutnya, langkah ini bertujuan agar setiap Polres melalui Kasatlantas dapat memberikan pelayanan dan pengamanan secara maksimal, terutama saat terjadi lonjakan jumlah pemudik.


Di setiap titik rest area juga akan disiapkan layanan kesehatan bersifat darurat, seperti puskesmas siaga maupun rumah sakit siaga yang dapat dimanfaatkan masyarakat saat beristirahat di jalur tol.


Polda Jatim juga berkaca pada pengalaman saat Natal dan Tahun Baru 2025, di mana sempat terjadi kepadatan di rest area wilayah Pandaan dan Malang, meski kondisi tersebut tidak sampai menimbulkan antrean kendaraan hingga ke badan jalan tol.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak kepolisian menyiapkan skema pengaturan lalu lintas jika kapasitas rest area sudah tidak mencukupi.


“Jika memang kapasitasnya sudah tidak mencukupi, nanti akan kami laksanakan buka tutup seperti metode yang dilaksanakan di daerah lainnya,” jelas Iwan.


Selain itu, Ditlantas Polda Jatim juga memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan dan titik lelah pengendara, baik di jalur tol maupun jalur arteri yang meliputi wilayah Pantura, jalur tengah, hingga jalur selatan Jawa Timur.


Pengalaman pada tahun sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi, seperti insiden kebakaran minibus di jalur tol, sehingga pada musim mudik tahun ini disiapkan berbagai perlengkapan darurat tambahan, termasuk dukungan pemadam kebakaran untuk penanganan kondisi darurat di jalan tol.


Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.