Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolresta Banyuwangi Pastikan Jalur Jawa–Bali Lancar, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jelang Puncak Mudik

19/03/2026 | 20.31 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-19T13:31:59Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Banyuwangi – Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Jawa–Bali dipastikan tetap terkendali meski volume kendaraan mengalami peningkatan signifikan.


Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa seluruh personel telah disiagakan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Ketapang yang menjadi titik krusial mobilitas pemudik.


Menurutnya, pengaturan ritme kendaraan berjalan optimal berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan serta koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait.


Arus Padat, Namun Tetap Lancar


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus kendaraan baik menuju maupun keluar Bali menunjukkan intensitas tinggi. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih berada dalam kategori padat lancar.


“Seluruh personel di pos pengamanan Ketapang kami pastikan sigap dalam mengatur ritme kendaraan. Walaupun terjadi peningkatan volume, arus tetap bergerak konsisten tanpa hambatan berarti,” ujar Rofiq.


Petugas juga ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari akses masuk pelabuhan hingga area parkir siap muat di dermaga, guna mengantisipasi penumpukan kendaraan.


Pemudik Diminta Tertib dan Sabar


Kapolresta turut mengimbau para pengguna jalan dan penumpang jasa penyeberangan agar tetap mengedepankan keselamatan selama perjalanan.


Ia meminta masyarakat untuk bersabar saat antre serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi menjaga kelancaran bersama.


Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan


Untuk menghadapi puncak arus mudik, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas guna mengurai potensi kemacetan.


Wakasatlantas Polresta Banyuwangi, Ridho Rinaldo Harahap, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu agar distribusi kendaraan tetap terkendali.


Dengan kesiapan personel dan sistem pengaturan lalu lintas yang matang, diharapkan arus mudik di jalur strategis Jawa–Bali dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.