Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolrestabes Surabaya dampingi Kapolri Tinjau Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng

16/03/2026 | 16.20 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-16T09:20:21Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | SURABAYA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melakukan peninjauan langsung kesiapan Posko Terpadu di Stasiun Surabaya Gubeng pada Minggu (15/3/2026).


Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh layanan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran berjalan optimal. Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto serta Kapolrestabes Surabaya Luthfie Sulistiawan bersama sejumlah pimpinan instansi terkait.


Rombongan meninjau berbagai fasilitas pelayanan di Posko Terpadu, mulai dari layanan kesehatan, ruang tunggu penumpang, hingga sistem pengamanan dan pelayanan terpadu bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi potensi lonjakan pemudik yang diperkirakan terjadi mendekati puncak arus mudik Lebaran.


Ia mengingatkan agar seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama menjelang masa puncak arus mudik yang biasanya terjadi pada H-2 sebelum Hari Raya Idulfitri.


Menurut Kapolri, kesiapsiagaan menjadi kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman selama periode mudik berlangsung.


Kapolri juga menyinggung hasil survei dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang memperkirakan jumlah pemudik pada tahun 2026 mengalami penurunan sekitar satu persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan indikasi peningkatan mobilitas masyarakat. Karena itu, seluruh petugas diminta untuk tidak menganggap remeh prediksi survei yang ada.


Menurutnya, kesiapan tetap harus dilakukan secara maksimal agar ketika terjadi lonjakan penumpang secara tiba-tiba, seluruh sistem pelayanan dan pengamanan telah siap mengantisipasinya.


Kapolri menilai, pendekatan yang adaptif terhadap situasi di lapangan menjadi hal penting agar operasional mudik tetap berjalan lancar, terutama pada moda transportasi kereta api yang menjadi salah satu pilihan utama masyarakat.


Selain kesiapan personel, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan mudik Lebaran.


Ia mengajak seluruh instansi terkait untuk terus berkoordinasi dan bekerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kolaborasi antara kepolisian, pengelola transportasi, pemerintah daerah, serta instansi kesehatan dinilai sangat penting untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik.


Kapolri menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026.


Menurutnya, seluruh upaya akan terus dimaksimalkan agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.