Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolri: Kecelakaan Mudik 2026 Turun, Fatalitas Menurun Signifikan

22/03/2026 | 22.55 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-22T15:55:29Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Medan - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026 mengalami penurunan sebesar 3,23 persen, Jumat (20/03/2026) malam seperti yang di kutip di website tribratanews.polri.go.id. Pernyataan tersebut disampaikan usai melakukan monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka Polrestabes Medan, Sumatera Utara.


Kapolri menjelaskan bahwa selain jumlah kecelakaan yang menurun, angka fatalitas atau korban meninggal dunia juga menunjukkan tren positif dengan penurunan mencapai 24,61 persen dibandingkan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun sebelumnya.


“Oleh karena itu tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat pemudik,” kata Sigit.


Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara petugas di lapangan dengan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. Berbagai langkah pengamanan dan pelayanan yang dilakukan selama Operasi Ketupat dinilai berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan.


Meski demikian, Kapolri tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia mengimbau para pemudik agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rest area dan pos pelayanan terpadu.


“Kita tetap berpesan tolong hati-hati di jalan, manfaatkan rest area, manfaatkan pos-pos terpadu yang bisa digunakan untuk beristirahat dan jangan buru-buru untuk cepat sampai namun kemudian membahayakan keselamatan diri maupun keselamatan pengguna jalan yang lain,” ujar Sigit.


Selain pengamanan arus mudik, Kapolri juga memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan Salat Idulfitri di seluruh wilayah Indonesia. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk memastikan kegiatan ibadah tersebut berjalan aman dan lancar.


“Dan juga besok akan dilaksanakan kegiatan Salat Id yang juga harus dilaksanakan di seluruh wilayah di Indonesia. Dan pasca-itu kemudian tentunya akan ada kegiatan tradisi halal bihalal dan juga kegiatan-kegiatan lanjutan yang tentunya harus kita amankan,” tutup Sigit.


Pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik dan ibadah, tetapi juga pada rangkaian kegiatan masyarakat setelah Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga secara menyeluruh selama periode libur Idulfitri.