Notification

×

Iklan

Iklan

Khofifah gelar pasar murah untuk kendalikan inflasi di Tuban

06/03/2026 | 13.01 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-06T06:01:15Z
    Bagikan

 

Surabaya Pos | Tuban - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah di depan Stasiun Lama Tuban, Kabupaten Tuban, Kamis, sebagai upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok bagi masyarakat saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.


“Saya selalu ingatkan supaya pasar murah hadir dekat permukiman dan jauh dari pasar tradisional. Disini masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga murah dibanding pasar tradisional,” kata Khofifah.


Didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, Khofifah pasar murah bukan hanya menyediakan harga bahan pokok yang lebih terjangkau, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasar sehingga harga tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.


“Pasar murah juga bukan hanya soal harga terjangkau, tapi upaya menjaga keseimbangan pasar. Harapannya, harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di bulan Ramadhan ini,” ujarnya.


Ia juga memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pemenuhan kebutuhan rumah tangga.


“Hari-hari seperti ini mendekati Idul Fitri pasti ada kenaikan pemenuhan kebutuhan logistik rumah tangga,” tambahnya.


Pemprov Jatim ingin masyarakat tidak khawatir soal ketersediaan barang.


Dalam pasar murah tersebut, berbagai komoditas strategis dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar, antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.


Selain itu tersedia gula pasir Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.


Pada akhir kegiatan, Khofifah juga menyerahkan bantuan beras kepada ratusan lanjut usia (lansia) serta membagikan telur kepada ibu rumah tangga yang membawa anak sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga.


Ia juga memborong sejumlah produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijual dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi lokal.


Salah seorang warga Jalan Barat Stasiun Barat Doromukti, Darmiyah, mengaku senang pasar murah tersebut karena membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.


“Alhamdulillah senang sekali bisa dapat beras SPHP dari Ibu Khofifah nanti dimasak untuk sahur dan berbuka. Saya senang Bisa belanja kebutuhan pokok dengan harga murah,” katanya.