Notification

×

Iklan

Iklan

Aksi Kabel Telkom Diduga Digondol, Warga Banyuwangi Speak Up di Media Sosial

06/04/2026 | 15.56 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-04-06T08:56:08Z
    Bagikan


Surabaya Pos | Banyuwangi – Maraknya dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di wilayah Banyuwangi akhirnya mulai terungkap setelah warga ramai menyuarakan kejadian tersebut melalui media sosial (6/4).


Salah satu lokasi yang menjadi sorotan berada di depan SPBU Jajag, Banyuwangi Sabtu (4/4). Aktivitas penggalian dan penarikan kabel diduga telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir tanpa kejelasan pihak yang bertanggung jawab.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tersebut diduga dikomandoi oleh seseorang berinisial Z. Sosok ini disebut bukan nama baru dalam kasus serupa, lantaran sebelumnya pernah diamankan oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus pencurian kabel.


Sumber warga menyebutkan, aktivitas penarikan kabel Telkom di wilayah Banyuwangi diduga sudah berlangsung sejak Februari 2026. Namun, hingga kini kegiatan tersebut terkesan berjalan lancar tanpa hambatan.


Davit, salah satu warga sekitar mengaku dirugikan akibat adanya penggalian di depan rumahnya. Ia menyayangkan kondisi jalan yang rusak pasca penggalian dan tidak dikembalikan seperti semula.


“Saya sangat menyayangkan, karena jalan depan rumah jadi rusak dan tidak diperbaiki kembali,” ujarnya.


Sementara itu, Kanit Pidsus Polresta Banyuwangi, Azmal, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (6/4), mengaku belum mengetahui adanya aktivitas tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan kegiatan mencurigakan.


“Silakan masyarakat melaporkan ke kepolisian setempat agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.


Masyarakat kini berharap Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq dapat memberikan perhatian khusus terhadap maraknya dugaan pencurian kabel yang terjadi di wilayah hukumnya.


Jika benar praktik ini telah berlangsung lama dan melibatkan nama lama yang pernah tersandung kasus serupa, maka publik berhak curiga!! ada apa di balik lemahnya penindakan? Aparat penegak hukum ditantang untuk membuktikan bahwa hukum tidak tumpul ke atas dan tidak absen di lapangan.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada PT Telkom Indonesia guna memastikan status kegiatan tersebut serta mendorong adanya laporan resmi kepada pihak kepolisian.