Surabaya Pos | Surabaya - Peringatan Hari Kartini di sekolah tahun ini bukan hanya tentang siapa yang mengenakan sanggul paling rapi atau siapa yang tampil paling menawan di atas panggung. Hari ini adalah tentang pengabdian yang sunyi. Kita melihat sosok Kartini pada Ibu Guru yang tetap sabar menjelaskan materi di depan kelas meski lelah melanda. Kita melihat Kartini pada siswi-siswi yang berani bermimpi menjadi ilmuwan, pemimpin, dan penggerak perubahan tanpa rasa takut akan batasan gender. Kita melihat Kartini pada setiap hati yang menolak untuk menyerah pada keadaan.
Di tahun 2026 ini, tantangan perempuan muda sudah jauh berbeda. Kegelapan yang dihadapi Kartini dulu adalah keterbatasan akses pendidikan. Kegelapan yang kita hadapi sekarang mungkin adalah standar kecantikan yang semu di media sosial, perundungan siber, atau rasa tidak percaya diri di tengah kompetisi dunia yang kian cepat. Maka, merayakan Kartini hari ini berarti menyalakan pelita keberanian. Keberanian untuk menjadi diri sendiri yang autentik. Keberanian untuk menggunakan teknologi sebagai alat pemberdayaan, bukan alat untuk saling menjatuhkan.
Selasa pagi ini, 21 April 2026, suasana sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekolah yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No 7-9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir tampak berbeda. Koridor yang biasanya riuh dengan suara langkah sepatu kets, kini dipenuhi gemerisik kain batik dan anggunnya kebaya. Namun, di balik warna-warni kain yang kita kenakan, ada sebuah pertanyaan yang mengetuk pintu hati kita masing-masing: Masihkah api yang dinyalakan Ibu Kartini seratus tahun lalu menyala di dalam dada kita hari ini? Dalam memperingati Hari Kartini di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya di isi dengan berbagai agenda kegiatan , dimana Pukul 06.30 Di mulai dengan Upacara Bendera yang di pimpin Oleh Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd Selaku Guru Bahasa INGGRIS Di Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya . Dalam amanat nya Ibu DINA AYU SEPTYARINI ,S.Pd memberikan sambutan Pesan kepada siswa :
“ Untukmu, siswi-siswi yang kelak akan memegang kendali masa depan: Ingatlah bahwa kecantikan sejati tidak hanya terletak pada sapuan riasan wajah hari ini. Kecantikan sejatimu ada pada ketajaman pikiranmu, kelembutan tutur katamu, dan keteguhan prinsipmu. Ibu Kartini pernah menulis dalam kesunyian pingitannya, "Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu, tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri." Jangan biarkan siapa pun mengatakan bahwa mimpimu terlalu besar atau suaramu terlalu kecil.
Setelah Upacara Bendera Seluruh siswa / Siswi SMP PGRI 6 Surabaya mengikuti Rangkaian Lomba yaitu FASHION SHOW Dan Lomba Puisi Dalam kesempatan ini yang menjadi Juara Lomba FASHION Show Adalah
Di Akhir Acara Penulis yang Juga Kepala Sekolah Inspirasi SMP PGRI 6 Surabaya Sekaligus Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni S2 MANAJEMEN PENDIDIKAN UNESA Menyampaikan Saat bel pulang berbunyi dan kita melepas kebaya atau pakaian adat kita sore nanti, jangan biarkan semangat Kartini ikut tertinggal di gantungan baju. Bawalah semangat itu pulang. Jadilah "terang" di rumahmu, di lingkunganmu, dan di media sosialmu.
Selamat Hari Kartini 2026 untuk seluruh siswi hebat dan guru-guru perempuan inspiratif di sekolah ini. Teruslah berkarya, teruslah bermimpi. Karena dari tangan-tangan cerdas dan hati yang tuluslah, cahaya masa depan bangsa ini akan terus bersinar.
Habis Gelap, Terbitlah Terang.
Penulis
H.BANU ATMOKO,S.Pd , M.Pd
Kepala SMP PGRI 6 Surabaya , Ketua MKKS SMP Swasta Surabaya Utara Dan Alumni Mahasiswa S2 RPL MANAJEMEN Pendidikan UNESA Kelas E
Email : 24010845144@mhs.unesa.ac.id
NO HP 083857963


