“Terima kasih kepada Manager ULP Sampang. Laporan kami beberapa hari kemarin langsung direspons. Ini bukti PLN benar-benar perhatikan pelanggan,” ujar [Mahsum], perwakilan tokoh masyarakat Desa Napo Laok.
Dari pantauan Jum'at 19 Juni 2026, dua personel PLN terlihat berjibaku di atas tiang setinggi belasan meter. Mereka menaikkan posisi kabel SUTM yang sebelumnya dinilai terlalu rendah dan membahayakan warga, khususnya para santri yang mengaji di Musholla Nurul Huda Desa Napo Laok.
Manager PLN ULP Sampang, menyampaikan peninggian ini wujud komitmen PLN sebagai pelayan utama. “Kabel existing rawan, apalagi kalau ada kendaraan besar atau anak main layangan. Keselamatan warga prioritas kami. Laporan masuk langsung kami eksekusi,” jelasnya.
Pekerjaan dilakukan dengan APD lengkap dan SOP K3 ketat. Panas yang membakar badan tak menyurutkan semangat petugas. “Masyarakat butuh listrik aman. Kami ikhlas, ini tugas pengabdian,” kata salah satu petugas.
Langkah cepat PLN ULP Sampang ini dinilai jadi contoh pelayanan publik yang responsif. Tak hanya jaga pasokan listrik, tapi juga nyawa warga," pungkasnya.
Penulis: Kib


