Notification

×

Iklan

Iklan

Melawan Petugas, Pengedar Sabu Dan Pil Extacy Ditembak Pihak Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

02/01/2020 | Januari 02, 2020 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2020-01-03T06:58:34Z
    Bagikan
Surabaya - Polrestabes melalui unit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menembak mati satu tersangka pengedar Sabu dan Pil Extacy (1/01/2020)

Berawal dari penangkapan tersangka FM (24), warga Jl. Blimbing, Malang, yang terlibat kasus pil Happy Five.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho berserta Kasatresnarkoba AKBP Memo Ardian memerintahkan anggotanya melakukan pengembangan dan pengintaian serta peyelidikan kepada tersangka, akhirnya polisi mendapatkan informasi yang valid A1 adanya transaksi narkoba di kos milik FM di Jl. Petemon Sidomulyo Utara Surabaya.

"Dari awalnya transaksi pelaku, petugas berhasil menangkap tersangka inisial RWP dan mengamankan 50 Pil Extacy dan 1.5 Kg Sabu. Petugas melakukan pengembangan, tersangka berinsial RWP yang sudah menjadi Daftar Pencaraian Orang (DPO). Akhirnya tersangka menunjukkan salah satu tempat gudang yang terletak di Wilayah Jabon Porong. Begitu masuk di gudang tersangka membuka tas ransel, seketika itu tersangka mengeluarkan parang dan menyabet petugas, sehingga petugas memberi peringatan tembakkan beberapa kali, tapi tersangka tidak menggubris sama sekali bahkan menyerang petugas, dengan sikap tegas petugas langsung menembak tepat di dadanya ean seketika tersangka langsung tersungkur.

"Secepatnya Petugas melakukan pertolongan terhadap tersangka untuk di bawah ke rumah sakit, saat dalam perjalanan menuju RSUD Soetomo, nyawa tersangka tidak bisa tertolong dan meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit," kata Kapolrestabes Kombes Pol Sandi Nugroho kepada awak media saat konferensi Pers di kamar mayat RSUD dr Soetomo, Kamis (2/1/2020).

Kombes Pol Sandi menegaskan, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas terhadap para pelaku jaringan narkoba. Sebab, pihaknya telah berkomitmen ingin memberantas peredaran narkoba khusus di Kota Surabaya," pungkasnya. (Pai/amr)

×
Berita Terbaru Update