Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Polda Papua Distribusikan 137 Ton Beras SPHP

13/03/2026 | 21.07 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-03-13T14:07:36Z
    Bagikan


 Surabaya Pos | Papua - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Papua bersama sejumlah instansi terkait melepas distribusi sebanyak 137 ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari gudang Bulog di Jayapura. Distribusi tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan gerakan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri.



Kasatgas Pangan Papua, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa pendistribusian beras tersebut merupakan bagian dari gerakan pasar murah yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.




“Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Papua bersama pimpinan Bulog dan Dinas Perdagangan Provinsi hari ini melepas distribusi beras SPHP dalam rangka gerakan pasar murah serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Papua,” ujar Rama di Jayapura, Jumat (13/3/2026).




Rama yang juga menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua menjelaskan, mekanisme distribusi dilakukan melalui gudang-gudang Bulog di berbagai daerah dengan melibatkan jajaran kepolisian resor (Polres) untuk menyalurkan beras kepada masyarakat.




Menurutnya, kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran kepolisian guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang perayaan Lebaran.




Selain menyalurkan beras SPHP, Satgas Pangan juga terus melakukan pengawasan terhadap harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun gudang distributor.




Berdasarkan hasil pemantauan terhadap 14 komoditas bahan pokok di wilayah Papua, harga sejumlah bahan pangan masih berada di atas rata-rata nasional, namun secara umum masih relatif stabil dan terkendali.




“Yang masih menjadi perhatian adalah harga cabai yang cukup tinggi, sekitar Rp120 ribu per kilogram. Hal ini disebabkan kendala cuaca di daerah sentra produksi di wilayah Keerom, khususnya Arso, sehingga panen berkurang dan mempengaruhi stok,” jelasnya.




Untuk menekan lonjakan harga cabai tersebut, pihaknya bersama instansi terkait berupaya mendatangkan pasokan dari luar Papua agar harga di pasaran dapat segera kembali stabil.




Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Papua, Ahmad Mustari, menyatakan Bulog mendukung penuh langkah Satgas Pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Papua.




Menurutnya, Bulog terus memastikan ketersediaan stok pangan, termasuk minyak goreng dan beras, agar distribusi kepada masyarakat tetap berjalan lancar.


“Satgas Pangan hari ini melakukan pelepasan beras SPHP secara serentak di wilayah Polda Papua dan Bulog mendukung penuh penyalurannya,” kata Ahmad.


Ia menambahkan, Bulog juga telah menerima tambahan pasokan komoditas pangan melalui jalur distribusi logistik, termasuk kedatangan beberapa kontainer yang akan segera disalurkan ke berbagai wilayah di Papua.