Surabaya Pos | BALI – Komitmen menjaga kebersihan serta keseimbangan ekosistem pantai dan laut terus digelorakan jajaran kepolisian di Pulau Dewata. Polda Bali bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih (kurve) pantai yang dipusatkan di Pantai Padang Galak, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Piek Budyakto, serta Kapolda Bali Daniel Adityajaya. Turut hadir pula Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, Pejabat Utama Polda Bali, personel TNI-Polri, elemen masyarakat hingga para pelajar yang bersama-sama memungut sampah di sepanjang garis pantai.
Wujud Nyata Sinergi dan Kepedulian Lingkungan
Aksi bersih-bersih ini difokuskan pada pengangkutan sampah plastik dan limbah lainnya yang berpotensi mencemari perairan laut.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian biota laut, mencegah kerusakan ekosistem pesisir, serta mendukung terwujudnya pariwisata Bali yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Kapolda Bali bersama jajaran tampak turun langsung memungut sampah, menunjukkan komitmen bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuat sinergitas TNI–Polri bersama pemerintah daerah dalam menjaga Bali sebagai destinasi wisata dunia.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy, S.I.K., menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih Pantai Padang Galak merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto serta bagian dari implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
“Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa kebersihan pantai harus menjadi budaya sehari-hari. Sinergi pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Bali sebagai etalase pariwisata nasional yang bersih dan lestari,” ujarnya.
kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program nasional dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Permasalahan sampah, khususnya sampah plastik di wilayah pesisir, memerlukan penanganan yang sistematis, konsisten, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Pantai sebagai salah satu ikon pariwisata Bali memiliki peran vital dalam mendukung perekonomian daerah.
Oleh karena itu, kebersihan dan keasrian kawasan pesisir menjadi prioritas bersama demi menjaga citra Bali di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya bersifat seremonial, namun akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang penanganan sampah di Bali. Edukasi kepada masyarakat dan pelajar juga terus digencarkan agar kesadaran menjaga lingkungan tertanam sejak dini.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, diharapkan Bali mampu menjadi contoh nasional dalam pengelolaan lingkungan berbasis sinergi. Kehadiran pimpinan daerah, TNI, dan Polri dalam aksi nyata di lapangan menjadi pesan kuat bahwa menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui langkah konkret seperti aksi bersih Pantai Padang Galak ini, Bali diharapkan tetap menjadi destinasi wisata unggulan dunia yang tidak hanya indah, tetapi juga bersih, sehat, dan lestari untuk generasi mendatang. ( Eko Andhika)


