Notification

×

Iklan

Iklan

Beberapa Ratus PKL Tembok Dukuh Gelar Aksi Damai di Balai Kota, Minta Eri Cahyadi Beri Kebijakan Waktu, Rakyat Kecil Merasa Ditindas

30/06/2026 | 19.17 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2026-06-30T12:25:51Z
    Bagikan

Surabaya.Pos || Surabaya,– Dari beberapa ratusan Pedagang Kaki Lima Pasar Tembok Dukuh menggelar aksi damai di Balai Kota Surabaya, Selasa 30 Juni 2026. Jam 7.00 wib.


Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait batas jam operasional jualan. Lima perwakilan pedagang menyerahkan surat aspirasi di Kantor Pemerintah Kota Surabaya, sambil gelar doa bersama di depan pintu Balai Kota Surabaya.


Ahmad Hidayat selaku perwakilan PKL menyampaikan dua poin utama tuntutan sesudah selesai penyerahan surat.


“Kami minta kepada Pemkot, beri kami waktu jualan mulai jam satu sampai jam lima pagi saja. Jam lima PKL siap pulang dan bersihkan tempat," ujarnya.


“Satu lagi, kami mohon kepada Satpol PP. Jika ada penertiban, anggota jangan ambil dagangan dan jangan terlalu kasar/kereng tertibkan dengan cara menyuruh minggir saja. Kami pedagang kecil cuma mau cari rezeki halal,” tambahnya.


Dalam surat yang diserahkan, PKL juga menegaskan siap menjaga ketertiban dan kebersihan. Saat ini mereka masih menunggu tanggapan resmi dari Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.


"Menurut Ahmad Hidayat, perwakilan dari PKL menyampaikan. Sementara ini para PKL tetap berjualan seperti semula tapi harus lebih rapi, artinya lebih ke pinggir jalan. Dan untuk pelanggan yang kulakan saat memarkir kendaraannya di tata dengan rapi, kita harus konsisten saling memahami," pungkasnya.



Penulis: Kib