Notification

×

Iklan

Iklan

Jokowi sebut, Covid-19 bakal mati di suhu panas

25/04/2021 | April 25, 2021 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2021-06-28T11:22:29Z
    Bagikan
Presiden Jokowi (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Surabaya Pos | Jakarta, - Presiden Joko Widodo menyebut jika panas matahari memperpendek masa hidup virus Corona (Covid-19), hal tersebut berdasarkan hasil riset para ilmuwan di dunia medis.


Hal itu disampaikan Jokowi setelah mendengar pernyataan dari pejabat Department of Homeland Security dari pemerintah Amerika Serikat terkait penelitian terhadap pendemi Corona. 

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa suhu udara, sinar matahari, dan tingkat kelembapan udara, sangat memengaruhi kecepatan kematian virus Covid-19 di udara dan di permukaan yang tidak berpori.

"Semakin tinggi temperatur, semakin tinggi kelembapan, dan adanya paparan langsung sinar matahari akan semakin memperpendek masa hidup virus Covid-19 di udara dan di permukaan yang tidak berpori," kata Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jumat (24/4/2020). Dikutip Liputan Indonesia.

Menurut Presiden, kabar tersebut merupakan berita menggembirakan bagi Indonesia yang beriklim tropis dengan suhu yang panas, udara lembap, dan kaya sinar matahari.


Meski demikian, Presiden mengingatkan agar masyarakat terus menjalankan protokol pencegahan penularan Covid-19 secara disiplin.

"Namun demikian, jangan lupa protokol pencegahan penularan Covid-19 harus terus kita jalankan secara disiplin dengan disiplin yang kuat," kata dia.

"Satu, cuci tangan, selalu cuci tangan. Yang kedua, selalu menggunakan masker. Yang ketiga, jaga jarak. Dan yang keempat tingkatkan imunitas, tingkatkan daya tahan tubuh," kata dia. (red)


×
Berita Terbaru Update