Surabaya Pos | Surabaya – Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam organisasi Gerakan Rakyat Transportasi (GRANAT) Jawa Timur berencana menggelar aksi pada 20 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (20/4).
Aksi tersebut disebut sebagai bentuk perjuangan para driver dalam menuntut kepastian dan keadilan atas berbagai persoalan yang hingga kini belum terselesaikan.
Presidium GRANAT Jawa Timur melalui Penanggung Jawab (PJ) Tito Akhmad bersama Puji Waluyo menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan suara kolektif para driver yang selama ini menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Ini adalah momentum kebangkitan bagi para driver ojol. Kami ingin menyampaikan bahwa di balik kemudahan layanan yang dirasakan masyarakat, ada ribuan pengemudi yang masih berjuang untuk kepastian hidup,” ujar Tito, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, sejumlah persoalan utama yang menjadi sorotan di antaranya adalah sistem zonasi yang dinilai memberatkan, minimnya perlindungan hukum bagi driver, ketidakjelasan kebijakan dari aplikator, hingga belum adanya kepastian terkait pendapatan.
Ia menegaskan bahwa transportasi online saat ini telah menjadi salah satu sektor penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Namun, peran besar tersebut dinilai belum diimbangi dengan perlindungan dan kebijakan yang berpihak kepada para driver.
“Selama ini posisi driver masih lemah. Kami berharap melalui aksi ini ada perubahan nyata, bukan hanya janji,” tegasnya.
Senada dengan itu, Puji Waluyo menambahkan bahwa aksi pada 20 Mei nanti diharapkan dapat menjadi titik awal perhatian serius dari pemerintah maupun pihak aplikator terhadap kesejahteraan driver ojol.
“Aksi ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi menyangkut keberlangsungan hidup para driver dan keluarganya,” ungkap Puji (20/4).
GRANAT Jawa Timur memastikan bahwa aksi akan dilakukan secara tertib dan damai, dengan tetap mengedepankan aspirasi yang konstruktif.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, para driver ojol berharap adanya kebangkitan nyata dalam hal kebijakan, perlindungan, serta kesejahteraan bagi seluruh pengemudi transportasi online di Indonesia.


