Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Papua Lucas Enambe Berdialog dengan Gubernur Khofifah

27/08/2019 | 19.38 WIB | Dibaca: 0 kali Last Updated 2019-09-10T04:54:28Z
    Bagikan

Surabayapos.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak dan istri Arumi, Sekda dan staf lainnya di Pemprov Jatim menyambut hangat kedatangan Gubernur Papua Lucas Enembe dan Yulce Wenda Enembe istri Gubernur Lukas Enembe; Maxsi Ahoren (Ketua MRP-PB); Gamael Rado dan rombongan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (27/8/2019). 



Ikut mendampingi Gubernur Khofifah, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan; Pangdam V Brawijaya Mayjen Wisnu serta pejabat terkait lainnya.

Di ruang utama Gedung Grahadi, kedua pimpinan provinsi itu duduk sederet dan terlihat sangat akrab berbincang. Mereka saling menceritakan keadaan atau perkembangan terbaru terkait pasca kericuhan. Mengawali pembicaraan nya Khofifah menyampaikan, kalau Provinsi Jatim memiliki kantor perwakilan dagang di Papua dan Sorong. 

"Pak Gubernur, kami memiliki kantor perwakilan dagang di Jayapura dan di Sorong, selanjutnya kami juga akan membuka kantor perwakilan di Manokwari. Kami berharap hubungan dagang ini saling memberikan nilai tambah. Produk-produk dari Papua dan Papua Barat bisa dibawa ke Jatim, sebaliknya dari Jatim bisa dibawa ke Papua dan Papua Barat, " kata Khofifah mengawali pembicaraan. 

Lanjut Khofifah, anak-anak dan adik-adik termasuk asal Papua dan Papua Barat baik yang tengah menempuh studi atau juga yang bekerja, pihaknya bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya telah membangun dan senantiasa terus menjaga terwujudnya hubungan baik dengan mereka. 

"Kami bersama Kapolda dan Pangdam senantiasa ingin terus memberikan rasa aman kepada mereka anak-anak dan adik-adik kami termasuk mereka dari Papua. Terkait dinamika insiden seperti yang telah saya sampaikan, dan sebelumnya kami telah meminta maaf, itu permasalahan personal tidak mewakili suara masyarakat Jatim. Selanjutnya, kami mohon Bapak Gubernur Papua berkenan menyampaikan salam kepada kami semua disini, termasuk kepada media, Assalammualaikum , Saloom," tutup Khofifah. 

Kemudian, Gubernur Papua Lucas Enembe mengatakan, kalau hubungan kedua provinsi antara Papua dan Jatim sudah terjalin baik. Pihaknya bersyukur bersama tim dan rombongannya diterima baik oleh Pemprov Jatim. Pihaknya ingin mengetahui dari dekat, kondisi mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya. Karena, dia juga menyebut utusan pertama yang dikirim ke Surabaya tidak bisa menemui mahasiswa. 

"Untuk itu kami putuskan datang ke Jatim, kami ingin tahu. Saya pikir ini pertemuan yang baik antara Papua dan Jatim," kata Lucas, sambil kembali menegaskan hubungan kedua provinsi sejak lama terjalin baik.

Pihaknya juga sepakat, insiden itu personal dan diminta hubungan yang telah terjalin baik terus dijaga. 




"Kebutuhan masyarakat Papua banyak didatangkan dari Jatim. Termasuk para pelajar dan mahasiswa banyak belajar di Jatim juga wilayah Indonesia lainnya. Karena Papua juga bagian dari Indonesia, untuk itu jangan ada yang merasa paling merah putih atau menyakiti yang membuat masyarakat di Papua marah. Hal terkecil apapun tidak boleh terjadi, itu Papua itu ada 350 suku, mereka marah jika ada yang menyakiti, jadi persoalan itu tidak boleh terulang, karena masyarakat Jatim juga banyak di Papua," urai Gubernur Papua Lucas Enambe.

Usai menyampaikan itu, Gubernur Lucas bersama tim dan rombongannya dijamu makan bersama, serta iringan Band Voice NTT. Sejumlah lagu-lagu Papua pun didendangkan. Termasuk bersama-sama antara Gubernur Khofifah, Gubernur Papua Lucas dan istrinya menyanyikan lagu 'Tanah Papua'.(tji)